Anjuran dan Pantangan Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Dengan memperhatikan anjuran dan pantangan makanan untuk penderita thalasemia, Anda bisa mendapatkan hasil pengobatan yang lebih optimal.

Hal ini karena, ada beberapa jenis makanan yang ternyata dapat membantu meningkatkan kondisi penderita thalasemia. Sehingga, proses pengobatan yang dijalani bisa memberikan hasil terbaik.

Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Maka dari itu, mulai sekarang, bagi Anda penderita thalasemia, sebaiknya perhatikan makanan yang akan Anda konsumsi.

Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Jika beberapa jenis makanan dapat membantu mengoptimalkan proses pengobatan yang sedang Anda jalani, maka beberapa jenis makanan lainnya dapat mengganggu efektifitas pengobatan thalasemia Anda.

Maka dari itu, menjaga asupan makanan untuk penderita thalasemia menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Thalasemia sendiri salah satu penyakit yang membutuhkan perhatian lebih. Karena, penderitanya harus menjalani serangkaian pengobatan yang panjang, termasuk melakukan transfusi darah.

Hal ini dikarenakan kelainan darah yang terjadi akibat faktor genetik ini membuat hemoglobin atau protein yang ada di dalam sel darah merah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Nah, salah satu manfaat dari transfunsi darah yang dilakukan ini adalah untuk mengganti sel-sel darah merah yang abnormal. Sehingga, bisa sedikit mengatasi gejala yang muncul.

Anda juga bisa mengatasi gejala thalasemia yang sudah ada agar tidak semakin parah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan yang memang dianjurkan untuk penderita thalasemia.

Anjuran Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Seperti halnya penderita anemia, penderita thalasemia juga membutuhkan asupan beberapa makanan di bawah ini untuk membantu mengatasi gejala yang ada.

Namun, bedanya penderita thalasemia tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi.

Anjuran makanan untuk penderita thalasemia yang bisa Anda masukan dalam menu harian tersebut diantaranya berupa:

  • Kunyit
  • Susu dan juga produk olahannya, seperti yoghurt dan keju
  • Daging ayam
  • Ikan
  • Labu kuning
  • Wortel
  • Jagung
  • Tomat
  • Pepaya
  • Buah persik
  • Ubi jalar dan umbi-umbian lainnya
  • Kacang kedelai dan olahannya, termasuk tahu dan tempe
  • Roti gandum
  • Serta beberapa makanan lainnya yang mengandung serat, vitamin, dan mineral

Agar tidak bosan, Anda bisa membuat banyak kreasi makanan dari bahan-bahan di atas. Baik dijadikan jus tanpa gula, smoothie ataupun puding (untuk buah dan susu), atau dijadikan menu lainnya.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Seperti yang dikatakan di atas, Anda penderita thalasemia sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi, seperti:

  • Daging merah (sapi, babi, kerbau, dll)
  • Bayam
  • Kailan
  • Kangkung
  • Buah dan biji-bijian yang dikeringkan
  • Biji wijen
  • Kacang lentil

Selain makanan-makanan di atas, beberapa pantangan makanan untuk penderita thalasemia lainnya yang juga harus Anda hindari adalah:

  • Jeroan (hati, limpa, dan ginjal) baik sapi maupun ayam
  • Telur bebek, termasuk telur asin
  • Kerang
  • Makanan kalengan
  • Alkohol dan minuman keras lainnya
  • Daging olahan (sosis, ham, dll)
  • Soda dan minuman berkarbonasi lainnya

Ada baiknya, Anda menghindari untuk mengonsumsi makanan pantangan penyakit thalasemia di atas untuk menghindari kondisi yang semakin parah.

Demikianlah informasi di atas kami sampaikan. Terima kasih sudah menyimkanya sampai akhir. Semoga bermanfaat dan membantu proses pengobatan thalasemia yang sedang Anda jalani, ya 🙂

Salam Sehat

Anjuran dan Pantangan Makanan Untuk Penderita Thalasemia

Leave a Reply